Selasa, 11 Februari 2014

Pulau Aogashima - Hidup di Dalam Gunung Berapi




Dapatkah Anda membayangkan diri Anda tinggal di dalam sebuah kawah gunung berapi raksasa? Satu hal yang pasti, jangan bandingkan dengan kehidupan biasa yang modern di kota atau bahkan di pedesaan. Jika Anda telah siap, mari bergabung dengan sekitar 200 orang yang benar-benar mendiami pulau vulkanik Jepang, Aogashima, dengan hanya satu sekolah dan satu kantor pos.
Aogashima, bagian dari Kepulauan Izu, terletak dua ratus mil selatan Tokyo, di Laut Filipina. Pulau dan ke-205 penduduknya (per 2009), adalah bagian dari Jepang dan diatur oleh Tokyo. Walau nampak tidak dapat dipercaya, namun Aogashima benar-benar sebuah gunung berapi di dalam gunung berapi. Pulau ini cukup terkenal karena memiliki kaldera vulkanik dalam kaldera besar. Jadi yang ada di sana adalah sebuah kawah raksasa yang sangat besar, yang merupakan pulau itu sendiri, yang di dalamnya terdapat versi kecil darinya. Hal ini memberikan seluruh pulau tersebut sebuah daya tarik misterius, hampir seperti suatu hal dari film fantasi. Sulit untuk dipercaya bahwa tempat-tempat seperti itu masih tersisa di dunia, tak tersentuh oleh kebisingan aktivitas manusia.
Seluruh penduduk Aogashima hidup pada bagian kecil dari pulau tersebut. Di sanalah tempat di mana sebagian besar fasilitas berada, seperti toko umum dan landasan helikopter. Walau tidak realistis untuk mengharapkan kehidupan malam yang meriah dan makanan mewah di tempat terpencil seperti ini, Aogashima bukanlah merupakan sebuah pulau tanpa kegiatan sama sekali. Sebagai permulaan, Aogashima adalah tempat yang bagus untuk beristirahat dan bersantai, merasakan semua ketenangan yang bisa kita dapatkan. Scuba diving adalah kegiatan populer di perairan yang berwarna sangat biru itu. Anda juga dapat memilih untuk pergi hiking dan kemping di gunung berapi, atau mengunjungi air panas vulkanik. Di tengah-tengah pulau adalah sauna panas bumi. Gunung berapi utama memiliki ventilasi uap panas yang mendidih di satu sisinya, yang digunakan untuk menyalakan sauna publik – cara yang sempurna untuk bersantai setelah Anda lelah ber-hiking sepanjang hari. Anda bahkan dapat memasak makanan di saluran uap, di dalam belanga yang tersedia di luar sauna untuk mengukus bahan makanan Anda. Aksesibilitas pergi ke dan kembali dari pulau tersebut tidak terlalu bagus, karena pulau tersebut hanya dapat dijangkau menggunakan kapal feri dan helikopter. Setelah Anda berada di pulau, Anda memiliki akses 24/7 secara langsung dari pelabuhan, sehingga Anda dapat mengawasi cuaca sebelum memutuskan untuk pergi atau berjalan-jalan ke suatu tempat.
Jika Anda berencana untuk mengunjungi Aogashima, Anda mungkin sebaiknya terlebih dahulu mengetahui bahwa Aogashima sebenarnya adalah gunung berapi yang aktif. Letusan besar terakhir terjadi lebih dari 200 tahun yang lalu, yaitu pada tahun 1785. Sebanyak 140 orang dilaporkan tewas saat itu, dan karena letusan terakhir sudah cukup lama, ada kemungkinan gunung tersebut bakal kembali meletus dalam jangka waktu dekat. Jika Anda bukan tipe orang yang senang mengambil resiko, lebih baik Anda duduk saja dan menikmati gambar-gambar indah yang dicantumkan di sini.


https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEgHO996oW6vn0oeStB45m55bAcxrWdNRWeNaf-vrUM8-1nU96QgJRIq3JYR_FuKdN60tynsQCfWphrgaxchl3ga0RmQiUKolWcTG6OMvtnhE3-y2goYQiQH4C5J_B0_VzNVKOBZt5aiRtM/s1600/Ojigi.jpg

1 komentar: