IP Address

IP

Jumat, 21 Juni 2013

7 Penemuan Purbakala yang Menghebohkan

Sebauh penemuan pasti akan hebat bila penemuan itu sudah dapat masuk ke dalam topik utama dalam media massa maupun media elektonik, seperti yang satu ini. Cekidot!!!

1. Kapal Firaun

Kapal ini diyakini sebagai adat agama pembawa Fir’aun Khufu ke alam baka. Khufu yang juga dikenal sebagai Cheops ini dikreditkan sebagai pembangun Piramida Agung Giza. Pemimpin proyek restorasi Sakuji Yoshimura dari Wasela University mengatakan, salah satu kapal dari dua kapal yang ditemukan bertuliskan nama Khufu.

Khufu merupakan pendiri dinasti keempat di 2.680 Sebelum Masehi (SM) dan menjadi pemimpin Mesir selama 23 tahun. Menteri Negara Barang Antik Mesir Zahi Hawass mengakui penggalian ini ’salah satu proyek arkeologi dan konservasi terpenting dunia’.

Kapal ini aslinya ditemukan pada 1954 bersama kapal lainnya yang kemudian direstorasi dan dianggap sebagai salah satu temuan besar di dataran tinggi Giza. Para ahli mengakui kapal ini sebagai kapal tertua yang bisa bertahan hingga kini.

Setelah proses penggalian selesai, ilmuwan akan membuat skema komputer kapal ini untuk membantu rekonstruksinya. Restorasi temuan ini diperkirakan memakan waktu empat tahun.
Setelah selesai, seperti dilaporkan Fox News, kapal ini akan dipamerkan di Solar Boar Museum dekat Piramida Agung Giza.

2. Kota Tertua di Eropa

Sebuah kota purba yang dinilai paling tua di Eropa ditemukan para arkeologis Bulgaria.

Arkeologis mengatakan menemukan kota purbakala dengan ciri permukiman yang bertembok, dekat dengan kota modern Provadia. Mereka memperkirakan kota itu pernah menjadi pusat penting untuk produksi garam.

Arkeologis percaya bahwa kota tersebut merupakan rumah bagi 350 orang pada sekitar 4700 dan 4200 tahun sebelum Masehi. Bahkan, 1500 tahun lebih awal dibandingkan peradaban kuno Yunani.

Penemuan di timur laut Bulgaria ini menjelaskan penemuan tumpukan emas besar yang ditemukan 40 tahun yang lalu. Penduduk kota itu juga punya cara unik yakni merebus air dari sumber mata air dan menggunakannya untuk menciptakan bata pasir yang digunakan sebagai bahan tukar dan mengawetkan daging.

Garam adalah komoditas yang sangat berharga saat itu, di mana para ahli mengatakan bahwa hal tersebut bisa membantu menjelaskan dinding batu pertahanan besar yang mengeliling kota.

Eskavasi situs, yang dimulai pada tahun 2005, juga ditemukan sisa dari rumah bertingkat dua, beberapa lubang untuk ritual dan bagian dari struktur benteng pertahanan. Necropolis kecil, atau tanah kuburan, juga ditemukan di situs ini oleh arkeologis dan masih dalam tahap penelitian.

"Kami tidak membicarakan kota seperti Yunani, Roma kuno atau permukiman abad pertengahan, namun yang kami sepakati adalah bahwa konstitusi kota ini dari millenium kelima sebelum masehi," kata peneliti dari National Institute of Archaeology Bulgaria, Vasil Nikolov, kepada AFP seperti dikutip oleh BBC.

Arkeologis, Krum Bachvarov dari institut mengatakan bahwa penemuan baru ini "sangat menarik".

"Dinding besar sekitar permukiman, yang dibangun tinggi dengan batu adalah sesuatu yang belum pernah dilihat selama eskavasi situs pra sejarah di tenggara Eropa sejauh ini," katanya.

Pertambangan garam serupa dekat Tuzla di Bosnia dan Turda di Romania membantu untuk pembuktian kehadiran peradaban yang juga menambang tembaga dan emas di gunung Carphatian dan Balkan, periode yang sama.

Koresponden BBC di Eropa, Nick Thorpe mengatakan bahwa penemuan baru ini hampir bisa menjelaskan temuan harta karun 40 tahun lalu di kuburan di luar Varna, 35 kilometer, tumpukan emas paling tua yang pernah ditemukan.

3. Mumi Wanita Berusia 700 Tahun

Yang luar biasa adalah kondisi tubuh si mumi masih sangat bagus. Diperkirakan, perempuan ini adalah pejabat tinggi semasa Dinasi Ming (1368-1644). Ia ditemukan di kota Taizhou, Provinsi Jiangsu.

Arkeolog Cina terkejut dengan bagaimana bagusnya kondisi kulit, ramput, alis, dan wajah si perempuan. Seakan-akan perempuan ini baru meninggal beberapa tahun lalu. Ia mengenakan pakaian dari sutera yang masih terawat. Mumi ditemukan di dalam kota kayu di kedalaman dua meter dari permukaan tanah. Apa yang ia kenakan dan bagaimana kondisi dirinya memperlihatkan bagaimana kehidupan masa lalu Cina. Dari ujung rambut hingga ujung kaki, bisa disebutkan kondisi mumi ini sangat lengkap dan baik.

4. Kuburan Utuh Bangsa Viking

Para peneliti untuk pertama kalinya menemukan perahu yang digunakan untuk mengubur oleh bangsa Viking secara utuh. Benda yang diperkirakan berusia 1.000 tahun itu ditemukan di Skotlandia.

Situs penemuan itu terletak di the Scottish Highlands, di daerah terpencil di sebelah barat semenannjung Ardnamurchan. Dalam kuburan yang diduga berusia 1.000 tahun itu, ditemukan orang Viking yang dimakamkan di dalamnya. Selain itu, juga ditemukan kapak, pedang, dan tombak.

Para ahli dari Inggris yang melakukan investigasi di situs tersebut mengatakan bahwa perahu dengan sekitar 200 paku telah selesai digali. Seorang arkeolog, Helena Gray, menggambarkan penemuan itu hanya sekali seumur hidup. "Kita telah meneliti area ini sejak 2006 dan hampir seluruh kerja kami dikonsentrasikan di tempat yang berbeda," kata dia.

"Kami hanya menemukan sebagian kecil, gundukan tanah yang kecil dan kemudian memutuskan untuk melakukan investigasi. Kami tidak berfikir sedikit pun bahwa penelitian ini menemukan sesuatu yang penting."

Berdasarkan beberapa penemuan, sebuah perisai dan cincin perunggu juga dikubur bersama bangsa Viking.

Pimpinan proyek, Hannah Cobb mengatakan, "Meskipun kami telah menggali banyak artefak yang penting selama bertahun-tahun, saya fikir ini penemuan yang memenuhi harapan kami."

"Kuburan berbentuk perahu bangsa Viking merupakan penemuan luar biasa. Namun, disamping itu semua artefak ini menjadi penemuan kuburan yang paling penting di Britania."

Salah satu pimpinan proyek, Oliver Harris mengatakan, pencarian bangsa Viking bukan satu-satunya yang dilakukan oleh para arkeolog ini. Tapi, mereka juga mempelajari perubahan sosial dari penduduk paling awal hingga abad ke-18 dan ke-19.

5. Fosil Telur Dinosaurus

Ahli geologi di wilayah rawan konflik, Chechnya, menemukan benda yang diduga fosil telur-telur dinosaurus. Fosil telur ini diperkirakan sedang dieram oleh reptil terbesar yang pernah menghuni bumi lebih dari 60 juta tahun lalu.

"Sejauh ini kami telah menemukan 40 telur, berapa angka tepat yang ditemukan belum bisa dipastikan," kata Said-Emin Dzhabrailov, geologis dari Chechen State University, seperti dilansir dari Daily Mail.

Para ahli geologi ini sulit memastikan jumlah karena ini baru temuan yang ada di permukaan. "Mungkin masih banyak yang terhampar di lapisan bawah," ucap Said-Emin.

Temuan ini awalnya terungkap saat kru konstruksi suatu pembangunan meledakkan satu sisi bukit untuk membangun jalan di dekat perbatasan dengan negara Georgia di Pegunungan Kaukasus.

Tim yang terdiri dari ahli geologi pun kemudian menyisiri area ditemukannya fosil yang berbentuk seperti batu oval itu.
Fosil itu memiliki diameter sekitar 25 sentimeter. Adapun bentangan panjangnya mencapai satu meter.

Namun, ahli geologi masih kesulitan untuk mengidentifikasi spesies apa yang mengerami telur tersebut. Ahli paleontologi diperlukan untuk menjawab ini.

Said-Enim pun kemudian mengatakan, pemerintahan setempat akan menjadikan lokasi ini sebagai cagar alam untuk memikat wisatawan. Langkah ini tetap dilakukan walau Chechnya masih terbilang kawasan rawan konflik.

6. Jejaring Sosial Manusia Purba

Ilmuwan Cambridge, Inggris mempelajari "Facebook" versi prasejarah untuk mendapatkan wawasan unik mengenai keseharian leluhur kita. 

Peneliti menganalisa ribuan gambar yang digores pada situs dua batu granit. Batu situs di Swedia dan Rusia ini seukuran lapangan sepakbola. 

Para arkeolog percaya bentuk awal jejaring sosial yang digunakan pada Zaman Perunggu ini berfungsi untuk menjalin komunikasi. Situs ini dimanfaatkan berbagai klan untuk berbagi pengetahuan dan tips mengenai berburu dan kebutuhan bertahan hidup lainnya. 

Seni batu Namforsen, Swedia ini digambarkan para ilmuwan sebagai bentuk prasejarah dari Facebook. Coretan di batu itu memuat gambar binatang, manusia, perahu, dan pesta perburuan.

Para peneliti berkeyakinan manusia kuno menggunakan lokasi yang sama untuk menggambar dan berkomunikasi selama ribuan tahun. Manusia gua menganggap tempat itu dapat memberikan "kenyamanan" dan "koneksi" mendalam antarmanusia. 

Arkeolog Cambridge, Mark Sapwell menggunakan teknologi terbaru untuk menganalisa beberapa tipe gambar. 

"Ada sesuatu yang spesial dengan tempat ini. Saya rasa orang-orang itu ke sini karena mereka mengetahui orang-orang lain telah datang ke sini sebelumnya," ujar Sapwell seperti dilansir dari Dailymail.co.uk

"Sama seperti hari ini, orang selalu ingin berkoneksi satu sama lain. Ini merupakan ekspresi identitas untuk masyarakat pada masa yang sangat awal ketika bahasa tulisan belum tercipta," imbuhnya. 

Sama seperti Facebook, situs purbakala ini mengundang komentar terbuka. Variasi gambar baik cerminan maupun interpretasi ulang berlaku seperti panggilan dan respon. Cara komunikasi ini berlaku untuk kelompok pemburu dari ratusan hingga ribuan tahun lalu.  

"Serupa Facebook, status mengundang komentar. Seni batu ini tampak sangat sosial dan mengundang untuk ditambahkan," ujar Sapwell.

Dua situs purba yang diteliti yakni Zalavruga di Rusia dan Namforsen di Swedia Utara. Keduanya mengandung 2.500 gambar.

Peneliti juga menemukan seni prasejarah ini juga berkembang menjadi "mobile". Berawal dari batu hingga muncul di beberapa perkakas seperti pegangan pisau dan pot.

"Situs-situs tersebut berada pada jaringan sungai. Perahu diperkirakan menjadi alat transportasi Zaman Perunggu," tambah Sapwell. 

Seni batu yang dipelajari Sapwell berada di dekat jeram dan air terjun. Tempat ini kemungkinan menjadi lokasi manusia gua meninggalkan sungai dan berjalan berkeliling. 
"Inilah tempat alami untuk berhenti dan meninggalkan jejak Anda saat perjalanan, semacam gardu artistik," ujar Sapwell.

7. Kalender Hari Akhir Suku Maya

Prediksi menyebutkan bahwa Jumat, 21/12/2012, akan muncul beberapa peristiwa bencana atau transformatif yang terkait dengan kalender suku Maya. Tanggal tersebut merupakan siklus berakhirnya hitungan panjang Maya yang dikenal dengan b'ak'tun

Dilansir Examiner, Kamis (20/12/2012), nomor b'ak'tun akan meningkat dari 12 ke 13. Suku Maya memiliki kalender lainnya seperti Tzolk'in, yang mengombinasikan 20 hari dengan 13 nomor siklus trecena. Kalender ini menghasilkan 260 hari yang unik.

Penamaan 20 hari tersebut lebih kurang mirip dengan kalender masehi 7 hari dalam sepekan. Siklus 73 Tzolk'in menyusun Calender Round atau kalender bulat. Asal usul Tzolk'in belum diketahui, namun kabarnya kalender tersebut berasal dari nomor 13 dan 20, di mana kedua nomor itu dianggap "nomor penting" bagi suku Maya.

Teori lainnya menyebut 260 hari merupakan lamanya waktu kehamilan seorang wanita. Selain itu, 260 hari juga terkait dengan lamanya waktu panen tumbuhan di Yucatan, di mana 260 hari merupakan jarak waktu mulai dari menanam hingga memanen tanaman tersebut.

Tidak hanya itu, terdapat kalender Haab', yang terdiri dari 18 bulan. Masing-masing bulan memiliki jumlah 20 hari. Haab' merupakan kalender Matahari yang setara dengan 365 hari kalender surya Mesir kuno. Siklus 52 Haab' membentuk kalender bundar.

Kalender Hitungan Panjang suku Maya digunakan untuk penanggalan periode lebih panjang dari 18.980 hari (52 tahun). Dalam Hitungan Panjang, penanggalan dihitung dari tanggal mistis 4 Ahawm 8 Kumk'u.

Menggunakan kalender Gregorian proleptic, yang dibentuk dengan memperpanjang kalender Gregorian, mundur ke tanggal sebelum pengenalan resminya di 1582, yakni tanggal ini terjadi di 11 Agustus, 3114 sebelum masehi.

Unit terkecil adalah K'in, atau satu hari. 20 K'in memebntuk winal atau uinal, yang setara dengan bulan-bulan dalam kalender Haab'. 18 winal atau uinal membentu tun, yang setara dengan 360 hari.

K'atun merupakan unit berikutnya, yang sama dengan 20 tun atau 7.200 hari. Unit berikutnya ialah b'ak'tun, yang setara dengan 20 K'atun atau 144.000 hari.



http://japonismo.com/wp-content/uploads/2013/10/Ojigi.jpg

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar