IP Address

IP

Sabtu, 29 Desember 2012

6 Hewan yang Ada di Dalam Tubuh Manusia

Makhluk hidup itu sudah memiliki habitatnya sendiri, tapi makhluk hidup itu harus beradaptasi dahulu sebelum di bisa tinggal di sana, sama seperti hewan - hewan ini yang hidupnya di dalam organ - organ tubuh manusia, Hewan ini adalah? Cekidot!!!

1. Lintah Hidup di Tenggorokan

Dokter menemukan lintah sepanjang 10 cm hidup dalam tenggorokan Tao Jiayuan. Hebatnya lagi, lintah itu nyaris tidak terpengaruh oleh dosis obat bius yang diberikan kepada Jiayuan ketika akan dioperasi. Lintah tersebut tetap bugar dan merayap di atas kertas putih setelah dikeluarkan dari tenggorokan Jiayuan.

Jiayuan tidak menyadari jika ia telah memelihara hewan pengisap darah di tenggorokannya. Dua bulan lalu, remaja berusia 16 tahun itu merasa sakit dan suaranya menjadi serak.

Ibunya berpikir bahwa Jiayuan hanya masuk angin dan memberinya obat, tapi tidak berhasil. Kondisi Jiayuan kian lemah dan bobot badannya berkurang.

Ia juga mulai mengalami kesulitan bernapas. Karena tidak kunjung membaik, keluarganya pun membawa ke Yibin nomor 2 Hospital di Yibin City, Provinsi Sichuan, sebelah Barat Daya China. Setelah diperiksa, dokter menemukan ada lintah hidup dalam tenggorokan.

Pihak rumah sakit dari Nan'an Division langsung melakukan tindakan operasi yang dipimpin oleh Dokter Chen Bing. Dari proses bedah itu, dokter berhasil mengeluarkan lintah yang masih hidup tersebut.

Belum diketahui bagaimana caranya lintah tersebut bisa berada dalam tenggorokan Jiayuan. "Lintah mungkin ikut terminum ketika Jiayuan berada di lapangan," kata ayah Jiayuan, Tao Chuanhua.

2. Cacing Raksasa di Otak

Seekor cacing parasit sepanjang 23 cm ditemukan di dalam otak seorang wanita dari Provinsi Jiangsu, China. Cacing itupun berhasil diangkat oleh tim dokter.

Pasien wanita tersebut sebelumnya didiagnosa menderita epilepsi pada Desember 2010. Namun setelah menjalani serangkaian tes darah seorang dokter menyadari bahwa wanita tersebut terinfeksi bakteri patogen dan hasil CT scan juga menunjukkan sebuah titik yang aneh di dalam otaknya.

Saat menjalankan operasi, para dokter menemukan granuloma, sebuah peradangan khusus, di dalam otaknya yang diduga menjadi penyebabnya epilepsi.

Dokter yang melakukan operasi mengatakan bahwa berdasarkan tampilannya, cacing tersebut merupakan cacing pita.

Para ahli mengatakan bahwa kemungkinan adanya cacing di otaknya tersebut dikarenakan makanan yang sudah terinfeksi dengan telur cacing, namun sumber dari cacing tersebut masih belum diketahui.

Seperti dilansir China Daily, Rabu (6/7/2011), publik kini diminta untuk berhati-hati terhadap kebersihan makan dan pastikan makanan dimasak dengan matang.

3. Laba - Laba Bersarang di Telinga

Mulanya wanita malang ini merasa gatal yang teramat sangat di telinganya. Ia lantas memeriksakan diri ke Rumah Sakit Changsha, China, Rabu (8/8) lalu. Setelah dilakukan pemeriksaan, ternyata dokter menemukan seekor laba-laba kecil yang menghuni saluran telinga sebelah kiri wanita tersebut. Laba-laba tersebut masuk ke dalam telinga saat si wanita sedang tertidur pulas.

Ketika pihak Rumah Sakit menampilkan gambar USG dari saluran telinga pasien, terlihat suatu benda gemuk berbulu, bermata empat seperti bentuk arachnid sedang mengintip di kamera. Melihat tampilan ini sontak membuat dokter dan pasien terkejut seakan tak percaya.

Proses mengeluarkan laba-laba dari telinga pasien menjadi tantangan tersendiri bagi tim dokter yang menangani. Karena dikhawatirkan laba-laba itu justru akan menggigit telinga dan mengeluarkan racun.

Namun, setelah berdiskusi panjang, tim dokter akhirnya memutuskan untuk memancing laba-laba tersebut keluar dengan menuangkan larutan garam ke dalam saluran telinga pasien. Dengan cara demikian, diharapkan laba-laba tersebut akan keluar dari telinga.

Menurut laporan media lokal Xiaoxiang, Liu Sheng, dokter yang menangani wanita tersebut, mampu mengeluarkan laba-laba tersebut. Dengan kaki yang terentang, laba-laba itu keluar dari telinga pasien yang diidentifikasi dengan nama Ms.Lee.

Kasus benda asing masuk ke dalam tubuh manusia bukan yang pertama. Isaak Lasson (6), pernah menyimpan potongan lego di dalam tubuh selama tiga tahun dan berhasil dikeluarkan dari hidungnya.

4. Belut di Dalam Bokong

SEORANG pria asal Auckland, New Zealand, mengalami insiden yang cukup memalukan hingga harus dilarikan ke rumah sakit beberapa waktu lalu.

Pria yang tidak ingin identitasnya dipublikasikan itu harus menjalani serangkaian perawatan intensif di Aucland City Hospital karena seekor belut tersangkut di anusnya.

Belum diketahui bagaimana awalnya belut malang itu bisa terjebak di dalam bokong, namun juru bicara Auckland District Health Board, Matt Rogers menyebutkan, lelaki itu berhasil ditangani dengan baik.

“Merespon berbagai kabar yang beredar, kami mengonfirmasi bahwa memang benar Auckland City Hospital kedatangan seorang pasien pria dengan seekor belut di dalam lubang anusnya,” papar Rogers kepada Huffington Post, Senin (24/9).

“Namun kami tidak akan berkomentar lebih jauh untuk menghormati privasi pasien,” sambungnya.

Dalam kasus ini, pasien tergolong beruntung telah berhasil melewati insiden nyeleneh itu. Lain halnya dengan kasus serupa di tahun 2010 silam. Seorang pria asal Cina tewas akibat pendarahan setelah seekor belut dimasukkan ke dalam bokongnya. Insiden tragis itu bermula dari iseng-iseng dan lelucon antar teman.

5. Cacing Hidup di Mata

Sebuah peristiwa yang sangat langka dan mungkin satu-satunya dalam 100 tahun terakhir. Peristiwa ini di alami oleh seorang warga Spanyol, Dokter yang menangani kasus langka ini mengatakan bahwa sekitar 300 pasien dia tangani setiap harinya selama 20 tahun praktek medis, baru kali ini dia menemukan kasus seperti ini.

Semula pasien tidak menyangka bahwa yang bersarang dimatanya adalah seekor cacing, dia hanya merasakan ada sesuatu yang mengganjal di dalam matanya. Setelah semakin lama dia merasakan ada sesuatu yang bergerak maka dia segera memeriksakan matanya ke dokter. Dokter yang memeriksanya cukup terkejut' dia tahu bahwa yang bergerak di mata pasien adalah seekor cacing yang cukup besar. Begitu besarnya cacing ini hingga tanpa alat bantu, cacing ini dapat terlihat bergerak di dalam kelopak mata pasien.

Dokterpun merencanakan operasi mata untuk mengeluarkan cacing tersebut dari mata pasien. Setelah operasi dilakukan, hasilnya cukup mengejutkan. Seorang pembantu dokter mengukur panjang cacing ini ternyata mencapai 19 sentimeter

Menurut dokter, Pasien ini sangat beruntung karena bisa saja cacing tersebut masuk ke otak lewat pembuluh darah.

6. Melahirkan Bayi Cumi - Cumi di Mulut

Nenek yang tak disebutkan namanya itu mengalami kehamilan bayi cumi-cumi di mulutnya setelah mengkonsumsi makanan calamari.

Hal itu seperti dilaporkan lembaga bio-teknologi yang dipublikasikan dalam sebuah makalah ilmiah dari Pusat Nasional untuk Biotechnology Information di Bethesda, Maryland.

Seperti dikutip dari dailymail, dokter setempat yang membantu 'persalinan' itu berhasil mengeluarkan 12 bayi cumi dari mulut si nenek setelah mengeluh merasakan nyeri yang tajam di mulutnya.

Sang nenek merasakan hal itu setelah memakan setengah masakan berbahan cumi utuh yang dimasaknya sendiri.

Ketika diperiksa, dokter menemukan bayi cumi melekat pada mulutnya yaitu pada gusi, lidah dan pipi bagian dalam mulut. Bentuknya saat itu masih terbungkus seperti polong kecil, yang tercakup dalam bahan semen sehingga bisa membuatnya menempel.
Setelah diindetifikasi, ditemukan bahwa dalam polong-polong tersebutlah terjadi pembuahan sperma milik induk bayi cumi-cumi atau yang disebut sebagai 'spermatophores cumi'.

Biasanya, penggemar berat makanan calamari tidak perlu khawatir karena organ internal termasuk penemuan di atas biasanya diangkat dari tubuh cumi-cumi sebelum dimasak untuk dikonsumsi.

"Dia tidak menelan bagian, tapi memuntahkannya kembali segera. Dia mengeluhkan sensasi penusukan dan adanya benda asing dalam rongga mulutnya," ujar petugas dari staff makalah.

"Dua belas kecil, putih berbentuk gelendong, bug-seperti organisme terjebak pada selaput lendir lidah, pipi, dan giginya [gusi], sudah benar dihapus, bersama dengan mukosa yang terkena," tambahnya lagi.

Berdasarkan morfologi mereka dan adanya kantong sperma, yang diidentifikasi sebagai spermatophores cumi.

Situs ini menambahkan bahwa masih ada misteri sekitar bagaimana spermatophores yang masih bisa berfungsi dan bekerja setelah berada di tempat lainnya selain di tubuh cumi-cumi yaitu seperti kulit manusia.

Kasus serupa sudah pernah dilaporkan terjadi pada Desember tahun lalu ketika seorang wanita di Jepang menderita sakit parah di mulut setelah makan cumi mentah.


http://japonismo.com/wp-content/uploads/2013/10/Ojigi.jpg

2 komentar: