IP Address

IP

Kamis, 20 Desember 2012

9 Hewan dengan Bentuk Teraneh

Hewan itu sudah memiliki bentuk atau yang lainnya mirip dengan sejenisnya, tapi beberapa hewan ini memiliki keanehan daripada spesies sejenisnya. Contohnya?? Cekidot!!!

1. Thorny Devil

http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/1/1a/Moloch_cc03.jpg
Iblis berduri (Moloch horridus) adalah kadal Australia yang juga dikenal sebagai naga berduri, iblis gunung, kadal berduri, atau moloch. Ini adalah spesies tunggal dari genus Moloch. Iblis berduri tumbuh hingga 20 cm (8,0 inci) panjang, dan dapat hidup sampai 20 tahun. Sebagian besar kadal berwarna penyamaran nuansa cokelat gurun dan tans. Warna-warna ini berubah dari warna pucat selama cuaca hangat dan warna gelap selama cuaca dingin. Hewan ini ditutupi seluruhnya dengan duri kerucut yang sebagian besar uncalcified .

Iblis berduri juga dilengkapi dengan "kepala palsu" berduri di bagian belakang leher, dan kadal menyajikan ini untuk predator potensial dengan mencelupkan kepalanya sebenarnya. Para perempuan lebih besar daripada laki-laki. Tubuh setan berduri itu yang bergerigi dalam struktur, dan ini memungkinkan hewan untuk mengumpulkan air dari setiap bagian dari tubuhnya. Air yang kemudian disampaikan ke muaranya

2. Aye Aye
http://upload.wikimedia.org/wikipedia/commons/b/ba/Aye-aye_%28Daubentonia_madagascariensis%29.jpg
Aye-aye (madagascariensis Daubentonia) adalah lemur , sebuah strepsirrhine primata asli Madagaskar yang menggabungkan hewan pengerat seperti gigi dan jari tengah khusus tipis untuk mengisi niche ekologis yang sama sebagai pelatuk . Ini adalah terbesar di dunia nokturnal primata, dan ditandai dengan metode yang tidak biasa untuk menemukan makanan, melainkan menyentuh pada pohon untuk menemukan belatung , kemudian menggerogoti lubang di kayu menggunakan gigi seri depan nya miring untuk membuat lubang kecil di mana ia menyisipkan yang sempit jari tengah untuk menarik keluar belatung. Satu-satunya spesies hewan lain yang dikenal untuk menemukan makanan dengan cara ini adalah possum bergaris . Dari sudut pandang ekologi pandangan aye-aye mengisi relung burung pelatuk, karena mampu menembus kayu untuk mengekstrak invertebrata dalam.

Aye-aye adalah satu-satunya yang masih ada anggota dari genus Daubentonia dan keluarga Daubentoniidae (meskipun saat ini diklasifikasikan sebagai Hampir terancam oleh IUCN ), sebuah spesies kedua, Daubentonia robusta , tampaknya telah menjadi punah di beberapa titik dalam 1000 tahun terakhir .

3. Hiu Mata Satu

http://kalteng.tribunnews.com/foto/berita/2011/10/23/hiu.jpg
Kondisi yang langka ini bisa juga terjadi pada hewan lain, termasuk manusia. Kondisi dimana sama dengan tokoh bermata satu yang terdapat dalam sebuah mitologi di Yunani. Letak mata ikan tepat ditengah hidung. ”Ini sangat langka,” kata seorang ahli Hiu, Felipe Galvan Magana kepada blog Pisces Fleet Sportfishing, Juli lalu. “Sepengetahuan saya, tak lebih dari 50 contoh abnormalitas seperti ini yang tercatat,” kata Felipe Galvan Magana.

Seorang nelayan, Enrique Lucero Leon awalnya menangkap seekor hiu bunting dekat Pulau Cerralvo di teluk Kalifornia, Meksiko. Ia penasaran dengan kandungan hiu tersbut dan membelahnya. Dalam rahim hiu betina tersebut terdapat embrio jantan yang bermata satu dan sembilan embrio lainnya dengan mata normal. Hasil sinar-x dan perbandingan dengan temuan hiu cyclops lainnya membuktikan bahwa hiu yang ditemukan itu memang bermata satu.

Perusahaan yang menangkap hiu itu, Pisces Fleet langsung mengunggah foto dan videonya ke internet dan tak lama menjadi kabar yang menghebohkan.

4. Monyet Vampire

http://nnramma.files.wordpress.com/2012/04/monyet-vampire.jpg
Seperti yang kita ketahui tentang vampire, maka hidup monyet vampire ini tergantung dari menghisap darah makhluk lain. Uniknya makhluk ini dalam beraktivitas banyak menggunakan tangannya, seperti halnya manusia. Spesies ini diyakin sebagai mata rantai yang putus dari evolusi manusia hingga berbentuk seperti sekarang. Keunikan lainnya, monyet ini seperti burung yang menenun sarangnya.










5. Semut Aneka Warna

http://markc1.typepad.com/.a/6a00d83451bb2969e2015432c9f533970c-pi
Ketika Shameem melihat seekor semut yang berubah warna menjadi putih sehabis minum susu yang tercecer, ia segera memberitahu suaminya yang seorang ilmuwan, Mohamed Babu, 55.

Dr Babu lalu mencoba bereksperimen di halaman dengan memberi semut-semut ini makanan berupa gula yang berwarna-warni. Hasilnya ternyata sangat menakjubkan. Perut mereka yang transparan berubah warnanya sesuai apa yang mereka makan.

Beberapa semut mencoba mencicipi gula-gula dengan warna yang berbeda sehingga hasilnya perut mereka memiliki kombinasi warna yang menarik.


Gula itu diteteskan di atas alas paraffin sehingga tetesan gula dapat mempertahankan bentuknya. Dr Babu yang berasal dari Mysore, India selatan ini mengaku kesulitan untuk menangkap gambar artistik dari para semut yang sedang bersantap gula warna-warni ini.

"Saya benar-benar harus kerja keras untuk mendapatkan sebuah foto. Gerombolan semut ini biasanya sudah tidak terkontrol hanya dalam beberapa menit dan ketika tangan kanan saya memegang kamera, tangan kiri saya sibuk menyingkirkan semut-semut yang lain. Sekali saya kehilangan kesempatan, saya harus mencobanya di keesokan hari. Anehnya, semut-semut ini lebih memilih warna-warna terang, kuning dan hijau." ujar sang ilmuwan.


6. Kupu - Kupu Bersayap Bening

http://4.bp.blogspot.com/_Fr_eS0j21po/TBDBrtrDNqI/AAAAAAAAAjQ/VcSZWxI9EZ0/s1600/kupu.jpg
Dalam bahasa inggris, namanya adalah glasswing butterfly atau kupu-kupu sayap kaca. Di Spanyol, dia disebut espejitos yang artinya cermin kecil. Kalau nama latinnya adalah Greta oto. Dia memang berasal dari keluarga kupu-kupu sayap bening, Greta. Sesuai namanya, sayapnya transparan seperti kaca. Jika terkena sinar matahari, sayapnya akan berkilauan merah, hijau, oranye, dan kebiruan. Mirip gelembung sabun yang transparan tetapi berkilauan saat terkena cahaya. Ukuran sayapnya sekitar 5,5 cm – 6 cm.

Mengapa sayapnya transparan? Sebenarnya, setiap kupu-kupu bersayap transparan, namun, sayap kupu-kupu dipenuhi sisik-sisik. Setiap kupu-kupu memiliki ketebalan sisik yang berbeda. Sisik-sisik inilah yang berwarna. Warnanya berasal dari pigmen atau zat warna. Warna ini juga muncul dari pemantulan dan pembiasan cahaya. Untuk kupu-kupu sayap kaca ini sedikit sekali sisiknya atau hampir tidak ada. Hai itu menyebabkan pembiasan cahaya pada sayapnya berbeda dengan pembiasan cahaya pada sayap berwarna kupu-kupu lain.

Sayap transparan ini membuatnya tidak mudah terlihat, seperti bersembunyi atau menyamar di antara bunga dan pepohonan. Tubuh kupu-kupu ini mengandung alkaloid, yaitu senyawa dari tumbuhan yang dimakannya. Biasanya, tumbuhan yang mengandung alkaloid terasa pahit. Kupu-kupu jenis ini bisa ditemukan di Meksiko, Panama, Ekuador, Kostarika, Venezuela, Colombia, Peru, dan Bolivia. Dia biasanya hidup di ketinggian 1400 meter di hutan tropis Pegunungan Andes. Bagi para peneliti dan ahli hutan tropis, keberadaan kupu-kupu ini merupakan simbol habitat berkualitas tinggi. Artinya, kalau dia masih ada, keadaan hutan masih aman. Tetapi, jika langka, maka keadaan hutan pun dalam bahaya.

7. Lalat Bermata Tangkai

http://2.bp.blogspot.com/-OL_9f5R3PDE/T6FJydlKTOI/AAAAAAAAJb4/kKWg7ITytx8/s640/2.jpg
Hewan ini kecil tapi memiliki mata spektakuler. Sebagian besar ditemukan di hutan bagian selatan dan timur Asia, Afrika. Beberapa spesies juga ditemukan di Eropa dan America Utara. Lalat ini dinamai mata terbang karena memiliki tangkai proyeksi yang panjang dari sisi kepala dan antenna di ujung mata. Lalat jantan biasanya memiliki tangkai mata lebih panjang dari betina. Dan hasil penelitian menyebutkan lalat betina lebih memilih lalat jantan dengan tangkai mata yang lebih panjang sebagai pasangannya. Saat musim kawin, lalat jantan berparade dan saling mengukur panjang tangkai matanya satu dengan lainnya. Pemilik tangkai panjang dan mata yang besar diakui sebegai pemenang. Lalat jantan memiliki kemampuan luar biasa untuk memperpanjang tangkai dan memperbesar matanya dengan menghirup udara dan memompanya melalui pembuluh darah di kepala hingga tangkai matanya. Hal tersebut dilakukannya selama musim kawin.

8. Katak Berjari Tiga
http://www.kosmo.com.my/kosmo/pix/2012/1104/Kosmo/Dunia/du_03.1.jpg
Sejenis katak unik berjari tiga yang hidup di sebuah hutan simpan di selatan Brazil diiktiraf sebagai spesies baharu pada minggu ini, lebih lima tahun selepas amfibia itu ditemui oleh seorang ahli biologi, Michel Garey.

"Saya sedang melakukan kajian bersama dua orang rakan di puncak sebuah bukit di hutan itu dan ternampak seekor katak ganjil berjari tiga," kata Garey.

"Penemuan tersebut berlaku pada 14 Februari yang juga hari jadi saya, ia hadiah yang sungguh istimewa," tambahnya.

Namun, hanya pada Jun lalu barulah katak berwarna oren dengan panjang kurang daripada 1.5 sentimeter itu disahkan sebagai spesies baharu.

Dikenali dengan nama saintifik, brachycephalus tridactylus, penemuan Garey disiarkan dalam jurnal antarabangsa, Herpetologica.

Ditemui pada ketinggian lebih 900 meter, brachycephalus tridactylus unik kerana memiliki tiga jari berbanding katak biasa yang berjari empat.

Menurut Garey, perbezaan ketara itu disebabkan oleh proses evolusi dan bukannya kesan pencemaran alam sekitar.

Pakar-pakar sebelum ini menganggarkan terdapat sekitar 950 spesies amfibia hidup di seluruh Brazil dan lebih 6,700 lagi spesies berada di seluruh dunia.

9. Laba - Laba Assassin

http://farm7.staticflickr.com/6099/6381963547_57ab116759_z.jpg
Ditemukan di Madagaskar dan bagian Afrika dan Australia, laba-laba ini pemangsa yang memiliki leher panjang yang dirancang untuk mendukung berat rahang besar mereka. Meskipun penampilannya menakutkan mereka dan nama, mereka benar-benar tidak berbahaya bagi manusia. Sebuah catatan menarik mencatatkan bahwa laba-laba ini merupakan laba-laba yang selamat dari jaman dinosaurus.




http://japonismo.com/wp-content/uploads/2013/10/Ojigi.jpg

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar